Pada awalnya khususnya di Indonesia, ulat hongkong dikenal sebagai pakan burung dan sering ditemukan di kios penjual burung. Kemudian banyak penghobi ikan hias yang memanfaatkannya sebagai pakan ikan hias. Sedangkan diluar negeri ulat hongkong sudah lama dikenal sebagai pakan ikan, reptil dan amfibi. Walaupun bernama ulat hongkong, ulat ini jangan diterjemahkan sebagai "Hongkong Worm". Diluar Indonesia ia disebut sebagai Meal Worm atau Yellow Meal Worm. Sebenarnya ulat hongkong merupakan larva dari serangga Tenebrio molitor. Serangga ini merupakan hama pada produk biji-bijian.
Ulat hongkong usia 2 bulan
Siklus Hidup Ulat Hongkong
Siklus hidup ulat hongkong terdiri empat tahap, yaitu telur, larva, kepompong, dan serangga dewasa. Siklus yang dikenal dengan metamorfosis sempurna ini bisa berlangsung selama 3-4 bulan.
Siklus hidup :
1. Telur
Telur ulat hongkong dihasilkan oleh serangga dewasa Tenebrio Molitor. Ukuran telur ini kurang lebih 1.8-1.9 mm dengan diameter sekitar 1 mm. Telur akan menetas setelah sekitar 7 hari
2. Larva
Larva yang baru menetas berukuran sekitar 3 mm dengan berat kurang lebih 0.6 mg. Pada awalnya larva ini berwarna keputihan. Kemudian secara perlahan akan berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Larva atau ulat hongkong akan berganti kulit sebanyak 15 kali sebelum akhirnya berubah menjadi kepompong. Pada suhu ruangan normal larva akan tumbuh mencapai ukuran optimal setelah 3-3.5 bulan. Pada saat itu ulat bisa mencapai panjang sampai dengan 3 cm dan berat rata-rata 150 mg.
3. Kepompong
Kepompong ulat hongkong tidak bersifat aktif. Ia tidak makan ataupun bergerak. Meskipun demikian ia akan memberikan respon berupa gerakan apabila disentuh. Masa kepompong biasanya berlangsung selama 7 hari. Setelah itu keluar serangga Tenebrio Molitor. Kepompong ulat hongkong tampak transparan sehingga pertumbuhan serangga di dalamnya dapat dilihat.
4. Serangga Dewasa
Serangga dewasa pada umumnya hidup selama 2-3 bulan. Selama itu seekor serangga betina bisa mamproduksi telur sebanyak 200-300 butir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar